Skip to main content

Featured

Jatuh Cinta dan Hal-Hal yang Menghidupkanku

 "Pernahkah kau jatuh cinta?" Pertanyaan itu datang mengejutkan, hinggap di telingaku seperti kepakan sayap burung malam yang mencari tempat berteduh. Aku tertegun sejenak, menatap sejauh mata memandang, menembus cakrawala ingatan yang sesungguhnya ingin kulupakan. Tentu. Aku pernah jatuh cinta. Sangat dalam, dalam sekali. Sebuah rasa yang begitu menghunjam, menetap dalam waktu yang teramat panjang, hingga ia menjelma menjadi satu-satunya poros tempat duniaku berputar. Namun, tahukah kau apa harganya? Cinta yang seagung itu ternyata meminta bayaran yang teramat mahal. Ia merenggut fokusku, mengikis ketenangan jiwaku, dan yang paling menyakitkan ia membuatku kehilangan hafalan-hafalan yang pernah kujaga dengan seluruh detak nadiku. Cinta itu, pada akhirnya, menyisakan ruang hampa yang luluh lantak. Sejak badai itu berlalu, aku tak bisa lagi. Pintu itu telah tertutup, atau mungkin sengaja kukunci rapat-rapat. Rasanya, romansa dan cinta kasih antarmanusia memang bukan lagi bagia...

Kau : Rumit dan Sederhana

 



Kau, Rumit dan sederhana 

Ada hal yang kadang begitu sederhana, namun mampu membuat luka lebar menganga.

Ada pula hal yang begitu rumit, malah mampu membuka sekelumit rasa dan membahagiakan.

Butuh kesadaran luar biasa untuk mengukur diri, ya sederhana bagi kita tentu akan berbeda dalam kacamata pandang manusia lain, begitu pun sebaliknya.

Kau tahu dari mana rumit lahir?

Kau tahu tidak dari mana sederhana lahir?

Tidakkah kau tahu, keduanya bisa jadi bahagiamu ?

Rumit dilahirkan dari orangtua yang papa dan lupa bahwa masalah bagi dirinya sungguh sangatlah kecil, masalahnya dia tak pernah mau menoleh dan sedikit saja menelisik betapa pedihnya hidup manusia lain.

Lalu, siapa yang melahirkan sederhana ?

Mereka lahir pula dari orangtua papa namun tak lupa bahwa masih banyak hal yang patut untuk disyukuri dalam hidup.

Keduanya lahir dari rahim papa yang sama, lalu mengapa berbeda ?

Itu, masalahnya, kau tak pernah mau melangkah dan bertanya dimana rumit dan sederhana.

Lalu, dimana rumit dan sederhana? 

Mereka lahir dari pikiranmu, berdamailah !

Buat mereka berdua terlahir sebagai bahagiamu, sudahi segala yang kau anggap rumit dan belajarlah, bahwa sebenarnya rumit dapat mendekatkan bahagia padamu.


Comments