Skip to main content

Featured

Oposisi Lillahi Ta'ala

Kamu bayangin deh lagi nonton pertandingan sepak bola di mana seluruh orang di lapangan, mulai dari pemain kedua kesebelasan, wasit tengah, hakim garis, hingga penjaga gawang mengenakan jersey dari klub yang sama? Tidak ada tekel keras, tidak ada protes, dan semua pemain dengan riang gembira menendang bola ke gawang yang sama. Kalau kamu terlanjur membeli tiket untuk menonton laga itu, dijamin kamu akan langsung minta uang pengembalian sambil ngedumel karena itu bukan pertandingan olahraga, melainkan sirkus keliling yang kekurangan modal. Begitulah kira-kira gambaran ideal demokrasi jika dibandingkan dengan realitas politik kita hari ini. Di dalam buku teks kuliah ilmu politik atau hukum tata negara, oposisi digambarkan sebagai pahlawan berjas rapi. Tugas mereka mulia sekali, yaitu menjadi rem pengaman agar kekuasaan presiden tidak kebablasan menjadi raja kecil, merumuskan tandingan kebijakan yang masuk akal, sekaligus menjadi corong bagi rakyat kecil yang suaranya sering kali diabaik...

Kau : Rumit dan Sederhana

 



Kau, Rumit dan sederhana 

Ada hal yang kadang begitu sederhana, namun mampu membuat luka lebar menganga.

Ada pula hal yang begitu rumit, malah mampu membuka sekelumit rasa dan membahagiakan.

Butuh kesadaran luar biasa untuk mengukur diri, ya sederhana bagi kita tentu akan berbeda dalam kacamata pandang manusia lain, begitu pun sebaliknya.

Kau tahu dari mana rumit lahir?

Kau tahu tidak dari mana sederhana lahir?

Tidakkah kau tahu, keduanya bisa jadi bahagiamu ?

Rumit dilahirkan dari orangtua yang papa dan lupa bahwa masalah bagi dirinya sungguh sangatlah kecil, masalahnya dia tak pernah mau menoleh dan sedikit saja menelisik betapa pedihnya hidup manusia lain.

Lalu, siapa yang melahirkan sederhana ?

Mereka lahir pula dari orangtua papa namun tak lupa bahwa masih banyak hal yang patut untuk disyukuri dalam hidup.

Keduanya lahir dari rahim papa yang sama, lalu mengapa berbeda ?

Itu, masalahnya, kau tak pernah mau melangkah dan bertanya dimana rumit dan sederhana.

Lalu, dimana rumit dan sederhana? 

Mereka lahir dari pikiranmu, berdamailah !

Buat mereka berdua terlahir sebagai bahagiamu, sudahi segala yang kau anggap rumit dan belajarlah, bahwa sebenarnya rumit dapat mendekatkan bahagia padamu.


Comments