Search This Blog
Sebuah catatan tentang hidup yang patut diperjuangkan dan dirayakan oleh makhluk bernama "anak perempuan pertama"
Featured
- Get link
- X
- Other Apps
Hujan dan Rindu : Sebuah Puisi tentang Rasa Bertamu Takdir
Langit, 19 November 2019
Pemberontak
Aku tak tahu siapa dirimu
Menyapa saja, diriku tak mampu
Seperti direnggut seluruh nyaliku saat kau mengada
Aku tak tahu siapa dirimu
Berani sekali kau masuk dan menerjang benteng hati yang sudah dijaga berpuluh-puluh tahun lalu
Meruntuhkan tembok untuk menolak dicinta dan mencinta
Lancang ! Kau berlari kencang tanpa pernah menyapa sebagai permulaan jumpa
Butuh dua kali bertemu kau mampu utarakan cinta
Rasanya kali ini, aku memang kalah
Tak bisa menyerah untuk tidak menerimamu
Selamat datang di puing-puing reruntuhan hati,
Aku bahagia akhirnya ada yang mampu menerobos
Kisah senja dan hujan
- Get link
- X
- Other Apps
Popular Posts
Ibadah Transaksional: Paradigma Religius yang Tumbuh dalam Bayang-Bayang Materialisme
- Get link
- X
- Other Apps
Jejak Politik Muslimah: Ketika Sejarah Bicara, Lalu Kita Membungkamnya
- Get link
- X
- Other Apps

Comments
Post a Comment